Tuesday, December 15, 2015

ADVETORIAL BATOLA

“Bulin Tertawa” Program Andalan Pemkab Batola

UNTUK memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada warganya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala (Batola) meluncurkan dan mensosialisasikan Program Bulin Tertawa, dengan harapan ibu dapat melahirkan didampingi tenaga kesehatan terlatih sehingga sang ibu selamat, bayi sehat dan diberikan ASI eksklusif serta mendapatkan akte kelahiran. Dan, dapat mengantisipasi terjadinya kasus kematian ibu dan bayi pada saat terjadinya proses persalinan maupun kasus kematian balita pasca kelahiran.
Dalam program Bulin Tertawa tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan saja, juga menggratiskan biaya persalinan ibu hamil, baik secara normal maupun kelainan yang ditolong bidan ditanggung Pemerintah Kabupaten Barito Kuala.
Sekda Batola, Ir H Supriyono MP, mewakili Bupati Batola, H Hasanuddin Murad, saat membuka Pertemuan dan Sosialisasi Jaminan Persalinan Daerah (Jampersalda) Tahun 2015 di Aula Rapat DPRD Batola mengatakan bahwa Pemkab Batola pada dasarnya akan menanggung biaya persalinan semua ibu hamil yang akan melahirkan, baik kelahiran normal maupun dengan kelainan yang ditolong oleh bidan, termasuk ibu hamil yang menjalani operasi dan tindakan lainnya yang akan merujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.
Upaya yang dilakukan Pemkab Batola terkait dengan memberikan pelayanan kesehatan secara optimal hingga menggratiskan biaya persalinan kepada warganya ini sudah sesuai dengan Peraturan Bupati Batola No.7 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Daerah Kabupaten Batola.
Salah satu misi utama serta salah satu sasaran strategis pembangunan Batola yaitu berupaya mewujudkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mudah, murah, merata serta memadai yang diindikasikan masyarakat semakin mampu, berdaya dan mandiri dalam berpola hidup bersih dan sehat.

Sekda Batola, Ir H Supriyono MP, saat sosialisasi Program Bulin Tertawa
Seperti diketahui, pencapaian target Millenium Development Goals (MDGs) merupakan pemenuhan komitmen internasional yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan rakyat. Namun disparitas kinerja antarprovinsi dan kabupaten/kota masih sangat bervariasi. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama lintas sektor dan lintas program antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, peningkatan kemitraan pemerintah dengan swasta, serta peningkatan peran aktif masyarakat untuk menangani disparitas kinerja tersebut.
Sejalan dengan hal tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Batola, Ir H Supriyono MP, bersama-sama SKPD terkait di Batola mencapai Rumusan Kebijakan tentang upaya percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Barito Kuala. Program ini merupakan terobosan baru Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Sebagai salah satu strategi untuk merealisasikan upaya tersebut dinamakan Bulin Tertawa (Ibu Bersalin Terdata dan Membawa Akta). Diharapkan nantinya program ini memiliki daya ungkit dalam upaya penurunan AKI dan AKB.
Namun percepatan penurunan AKI dan AKB bukan hanya tugas jajaran kesehatan saja tapi merupakan tanggung jawab bersama dari Pemerintah Daerah, organisasi masyarakat dan masyarakat itu sendiri seperti yang tercantum dalam Perbup nomor 10 tahun 2014 tentang uraian tugas pelaksanaan Program Bulin Tertawa. Program tersebut juga diharapkan dapat membantu terpenuhinya data kependudukan yang valid, sekaligus peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas untuk masa depan yang lebih baik.
Program Bulin Tertawa merupakan bentuk pelayanan optimal dari Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bagi masyarakat Batola yang diawali dengan memantau kesehatan ibu hamil, kemudian menyiapkan kelahiran bayi atau deteksi dini pada persalinan ibu dan membantu masyarakat dalam hal pembiayaan persalinan baik persalinan normal maupun operasi (SC) serta mengoptimalkan indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Agar program Bulin Tertawa mencapai keberhasilan, program tersebut dapat berjalan secara sinergis antar-SKPD terkait. Selain Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Kuala, juga melibatkan camat dan aparat desa, Dinas Kesehatan, BPMPD, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Pendidikan, dan BP2KB serta masyarakat yang peduli akan pentingnya kesehatan.
Dengan diluncurkannya Program Bulin Tertawa oleh Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Dinas Kesehatan Barito Kuala selaku instansi yang terkait langsung dengan program tersebut melakukan kegiatan dengan memantau K1, K4, masalah HB, FE, persalinan, tenaga kesehatan, ASI eksklusif, permasalahan KB, estimasi jaminan komplikasi persalinan, melakukan promosi Bulin Tertawa, pencatatan terkait dengan indikator SPM, serta memantau imunisasi dan penyakit malaria pada ibu hamil.
Dan Program Bulin Tertawa ini merupakan inovasi pelayanan kepada ibu hamil meliputi pelayanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan administrasi kependudukan, sekaligus menjadi quick wins reformasi birokrasi Pemkab Batola.
Diharapkan agar upaya terobosan Pemda Batola membuat program percepatan penurunan AKI dan AKB yang tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Barito Kuala No.188.45/82/KUM/2014 tentang Program Bulin Tertawa ini bisa direspon secara optimal oleh tenaga-tenaga kesehatan sehingga Pelayanan Prima pada indikator-indikator SPM bisa tercapai. (Tim) web majalah fakta / majalah fakta online

No comments:

Post a Comment