Sunday, May 22, 2016

ANEKA BERITA

Orang Aceh Banyak Masuk Kristen, Orang Amerika Banyak Masuk Islam

Tgk Mustafa saat berdakwah 
DALAM rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Panitia Perayaan Maulid Masjid Besar Nurul Iman Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, mengadakan Dakwah Islam, yang dipaparkan oleh Tgk Mustafa dari Tangse, Kabupaten Pidie, pada Jum’at malam (25/12) di halaman masjid tersebut. Panitia Perayaan Maulid yang sekaligus Panitia Dakwah Islam Kemasjidan Nurul Iman Kecamatan Nibong, Ketua Tgk Hamdani SE, Sekretaris Tgk Mahyan Ridha SPdI, Penanggung Jawab Halimuddin SSos MSi, Camat Nibong.
Sebelum dimulainya dakwah, Abu Imum Syik Tgk H M Rasid, dalam sambutannya mengarahkan agar para kaum muslimin dan muslimat benar-benar mendengarkan dakwah, menghayati serta mengambil intisari dakwah untuk menjadi pedoman hidup. Kepada Panitia Dakwah, Abu Imum Syik mengucapkan terima kasih atas kesediaannya mengadakan dakwah.
Sedangkan Camat Nibong, Halimuddin SSos MSi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para penyelenggara dakwah yang telah bekerja keras merayakan Hari Kelahiran Rasulullah Muhammad SAW serta mengadakan Dakwah Islam yang bermanfaat bagi kaum muslimin dan muslimat.
“Semoga dapat menjadi sarana bagi bangkitnya semangat dan hasrat kita semua untuk lebih meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Mudah-muahan ke depan dapat kita tingkatkan segala sesuatu yang menyangkut dengan kepentingan agama dan pembangunan di Kecamatan Nibong ini,” sebut Camat Nibong.
Selanjutnya Tgk Ramadhan membacakan shalawat Badar, serta Qasidah, yang sebelumnya juga telah membacakan ayat-ayat suci Al-Qur an, ketika acara dimulai.
Tiba giliran Al-Mukarram Tgk Mustafa menyampaikan Dakwah Islamiyah menyangkut Hari Kelahiran Rasullullah Muhammad SAW, kisah perjuangan hidup Rasulullah, budi luhur dan pribadi Rasulullah serta cinta kasih Muhammad kepada umatnya. Muhammad adalah sosok yang paling ganteng, gagah dan bijaksana.

Kemudian Tgk Mustafa mengingatkan para kaum muslimin dan muslimat di Kecamatan Nibong supaya berhati-hati dan selalu waspada dalam menjaga dan memelihara Islam dan iman. Kenapa tidak, sekarang orang Aceh sudah banyak yang terpengaruh meninggalkan agama leluhurnya, Islam, masuk ke dalam agama Kristen demi uang. Sebanyak 3.000 orang Aceh telah menjadi umat Kristen sejak beberapa tahun lalu. Berbeda dengan yang terjadi di Amerika, orang-orang Amerika asli telah banyak yang masuk agama Islam dalam beberapa tahun terakhir ini. Apakah Islam akan hijrah dari Tanah Aceh menuju daerah lainnya ? Waluhu’alam bissawab. Dan untuk menangkal hal itu, Tgk Mustafa mengingatkan supaya bapak-ibu kaum muslimin dan muslimat bersedia mengantarkan anak-anaknya ke tempat pengajian yang benar, ke dayah dan pesantren untuk membekali ilmu agama yang benar, agar terpelihara dari pengaruh SARA yang mengincar remaja-remaja kita untuk menghancurkan Islam. (F.434) web majalah fakta / majalah fakta online 

ANEKA BERITA

PHBI Masjid Al-Khalifah Ibrahim Santuni 108 Anak Yatim

SEKITAR 108 orang anak yatim dari 10 gampong dalam Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara, mendapatkan santunan serta makan bersama dari Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Besar Al-Khalifah Ibrahim. Penyantunan 108 anak yatim tersebut dilakukan PHBI Kemasjidan Al-Khalifah Ibrahim dalam rangka merayakan Hari Kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW pada Kamis 12 Rabi’ul Awal 1437 Hijriah, yang bertepatan dengan tanggal 24 Desember 2015.
Tgk H M Yusuf Mahmud, Imam Besar Masjid Al-Khalifah Ibrahim yang sering disebut Abu Raja, didampingi M Jafar, Ketua Remaja Masjid Al-Khalifah Ibrahim, menjelaskan, para anak yatim yang berjumlah 108 orang itu disantuni dengan uang tunai masing-masing Rp 100.000, ditambah sepotong kain sarung, serta makan bersama, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim.
Abu Raja menambahkan, PHBI Masjid Al-Khalifah Ibrahim akan terus tetap peduli terhadap anak yatim. Setiap memperingati hari besar Islam, baik kegiatan Maulid, Hari ‘Asyura menyambut 10 Muharram dan hari-hari besar Islam lainnya, tetap mengundang dan menyantuni serta memberi makan para anak yatim. “Kita tidak boleh mengabaikan anak yatim, karena anak yatim adalah kesayangan Muhammad Rasulullah,” kata Abu Raja didampingi H Zulkifli SE, Camat Matang Kuli.
Peringatan Hari Kelahiran Rasulullah yang digiatkan dengan acara Khanduri Maulid 1437 Hijriah di Masjid Besar Al-Khalifah Ibrahim, dimeriahkan oleh 878 orang para penzikir Maulid, dari 12 Group Likee yang diundang untuk menyemarakkan kegiatan Maulid. Tgk Aiyub, Pimpinan Pengajian Masjid Al-Khalifah Ibrahim, memimpin pembacaan Marzanji dan Shalawat Badar, serta Zikir kepada Rasulullah, yang kemudian mengakhiri dengan do’a penutup.

Di akhir kegiatan, M Jafar, Ketua Remaja Masjid Al-Khalifah Ibrahim, mengucapkan terima kasih kepada para anak yatim, Group Likee dan seluruh undangan yang menghadiri dan menyemarakkan kegiatan Maulid Akbar di Masjid Al-Khalifah Ibrahim. (F.434) web majalah fakta / majalah fakta online

ANEKA BERITA

SMAN 3 Putra Bangsa Selenggarakan OSIS Cup 2015

SEKOLAH Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Putra Bangsa Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, mulai Senin sampai dengan Kamis tanggal 14 sampai dengan 17 Desember 2015 mengadakan OSIS Cup 2015. Perlombaannya terdiri dari perlombaan bola voli putra dan putri, futsal putra dan tarik tambang putra dan putri.
Rahmad Al-Qadri tercatat sebagai Ketua Panitia OSIS Cup 2015 dan M Rizal sebagai Ketua Pelaksana. Penanggung jawab sebelumnya adalah Dra Suharni Khairani MPd yang kemudian digantikan oleh Drs Jabangun RM, Kepala SMA Negeri 3 Putra Bangsa yang baru, dan Ilyas SPd sebagai Pembina.
M Rizal mengatakan, mereka yang berhasil meraih juara secara group (tim) per kelas akan mendapatkan bingkisan, tropi, dan piagam penghargaan. Para pemenang OSIS Cup 2015 adalah untuk bola voli putra juara I Kelas X Mipa 1, juara II Kelas XI Mipa 1, juara III Kelas XIII Mipa 1. Untuk bola voli putri juara I Kelas X Mipa 4, juara II Kelas XI Mipa 3, dan juara III Kelas XII Mipa 3. Untuk futsal yang hanya diikuti oleh putra, juara I Kelas XI IIS, juara II Kelas XI Mipa 1, juara III Kelas XII Mipa 1. Selanjutnya untuk tarik tambang putri, juara I Kelas XII IIS, juara II Kelas XI Mipa 4, dan juara III Kelas XII Mipa 3. Untuk tarik tambang putra, juara I Kelas XII IIS, juara II Kelas XII IIS dan juara III Kelas XI Mipa 2.   

Panitia pelaksana menambahkan bahwa OSIS Cup SMA Negeri 3 Putra Bangsa diadakan setiap tahun. “Tujuannya, untuk menilai kemampuan para pelajar tentang maju-mundurnya dalam kegiatan berolahraga,” kata M Rizal. (F.434) web majalah fakta / majalah fakta online

ANEKA BERITA

11 Kasus Korupsi SKPD Muba Diadukan Ke Bareskrim

Arianto
UPAYA Lembaga Intelijen Pers Reformasi RI (LIFER-RI) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) untuk menuntaskan kasus korupsi di Bumi Serasan Sekate terus dilakukan. Terbukti dari sejumlah dugaan korupsi yang ada di SKPD Pemkab Muba, Provinsi Sumatera Selatan, dilaporkan ke Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri. Laporan tersebut dibawa langsung oleh Ketua LIFER-RI Kabupaten Muba, Arianto,  ke Bareskrim di Jalan Trunojoyo No.3 Kebayoran Baru Jakarta, beberapa waktu lalu.
Berkas dugaan korupsi sebelas SKPD  Muba kegiatan tahun anggaran 2013, 2014 dan 2015 itu diterima langsung oleh Kabareskrim Mabes Polri melalui petugas tindak pidana korupsi, Brigadir Eko Fauzi SH, dengan nomor pengaduan Dumas/28/XII/2015/Tipikor. Kemudian Ketua LIFER-RI, Arianto, langsung dimintai keterangan oleh pihak Bareskrim dari pukul 11:00 Wib sampai dengan pukul 16:00 Wib.
Selesai meminta keterangan,  petugas pemeriksa mengatakan kalau pihaknya akan mempelajari dan menindaklanjuti pengaduan yang telah disampaikan tersebut. Dan, jika memang diperlukan, mereka akan turun langsung ke daerah dan berkoordinasi dengan Tipikor yang ada di Muba.

Ketua LIFER-RI Kabupaten Muba, Arianto, saat dimintai keterangan di kediamannya mengatakan, memang benar ada sebelas SKPD Pemkab Muba yang diadukannya ke Bareskrim Mabes Polri. Namun ketika ditanya dinas mana saja yang dilaporkan, Arianto tidak mau menyebutkannya. “Karena kode etik lembaga. Kita tunggu saja pemeriksaannya lebih lanjut, dan kita percayakan semua ini kepada Bareskrim Mabes Polri. Karena bagaimanapun juga itu adalalah wewenang mereka untuk menindaklanjutinya,” ungkap Arianto. (F.972)

ANEKA BERITA

Sengketa Lahan Di Bukit Sejahtera

SENGKETA lahan seluas 73 hektar milik Farida Binti Arsad (56), warga Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, yang terletak di Desa Bukit Sejahtera, Kecamatan Batang Hari Leko, yang dulunya kebun karet sekarang diduga dikuasai oleh Ambar, Edi, Manan dan Tamrin, semuanya tinggal di Desa Bukit Sejahter.
Saat ini lahan seluas 73 hektar itu sudah ditanami sawit bahkan sudah produksi. Akibatnya, Farida merasa dirugikan milyaran rupiah. Melalui kuasanya, Azwan Holik, warga Desa Tanah Abang, Kecamatan Batang Hari Leko, Farida mengurus permasalahannya tersebut sejak tanggal 12 November 2015. Namun hingga kini belum ada penyelesaiannya alias masih mengambang. Bahkan Azwan sudah beberapa kali ke lapangan dengan beberapa petugas dari Kecamatan Batang Hari Leko, namun belum ada titik temu.
Kepala Desa Bukit Sejahtera, Bastari, tidak di tempat saat tim dari kecamatan datang ke lokasi beberapa waktu lalu. Menurut stafnya, kepala desa sedang tidak ada di tempat, padahal sehari sebelumnya sudah dijadwalkan tim akan dating. Namun sangat disayangkan pada waktu yang telah dijadwalkan itu Kades Bastari tidak ada ditempat, bahkan terkesan menghindar.
Kades Bastari melalui ponselnya mengatakan, kalau pihaknya sudah mengetahui hal itu, namun sejauh ini dia belum tahu persisnya lahan yang dipersengketakan itu. “Sebagai kepala desa tetap kita jembatani naum kita akan pelajari lagi sejauh mana batas-batas yang dimasalahkan tersebut,” katanya.

Sementara Camat Batang Hari Leko, Iswandi, mengatakan, soal sengketa itu sebenarnya dia baru mengetahuinya. Ia menyrankan agar semua pihak baik yang menguasai lahan maupun pemilik lahan harus didampingi oleh kepala desa untuk duduk bersama guna mengetahui kebenarannya. “Saya yakin dengan duduk bersama persoalan apa pun bisa dimusyawarahkan dan mudah-mudahan akan ketemu titik terangnya. Kita harus pakai terlebih dahulu adat yang biasa dipakai yaitu musyawarah,” ungkapnya. (F.972) web majalah fakta / majalah fakta online

IKLAN

web majalah fakta / majalah fakta online

IKLAN

web majalah fakta / majalah fakta online

UNTAIAN PERISTIWA

Bupati Aceh Utara Santuni 200 Anak Yatim

SUDAH menjadi kebiasaan setiap tahun perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Kabupaten Aceh Utara dilaksanakan pada bulan Maulid Awal pada tanggal 12 Rabi’ul Awal. Begitu pula dengan kegiatan Maulid Akbar untuk Kabupaten Aceh Utara, di mana Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, menggiatkan acara Maulid  di 3 masjid dalam sehari.
Pada hari Kamis 12 Rabi’ul Awal 1437 Hijriah, bertepatan dengan tanggal 24 Desember 2015, kegiatan Maulid pertama di Masjid Besar Bujang Salim Krueng Geu Kueh, kedua di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, dan ketiga di Masjid Besar Pasee Panton Labu Tanah Jambo Aye. Pada ketiga masjid tersebut acara Maulid diprakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, yang didukung oleh para Kepala Dinas, Kaban, Asisten, UPTD, Kepala Sekolah, Rumah Sakit, Puskesmas, Camat bersama dengan Muspika setempat dan bekerja sama dengan masing-masing Panitia dan Remaja Masjid.
Di Masjid Bujang Salim Krueng Geukueh, acara Maulid dipimpin oleh Sekdakab Aceh Utara, Drs Isa Anshari MM. Di Masjid Raya Pasee Panton Labu Tanah Jambo Aye dipimpin Wakil Bupati Aceh Utara, Drs H Muhammad Jamil MKes. Wagub Aceh, H Muzakir Manaf, turut menyemarakkan perayaan Maulid Akbar di Masjid Raya Pasee Panton Labu tersebut. Sedangkan Maulid di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, yang turut dihadiri oleh Muspida Plus Aceh Utara.
Bersamaan dengan merayakan Maulid Akbar di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, Bupati Aceh Utara memberikan makan serta menyantuni sekitar 200 anak yatim masing-masing Rp 200.000. Jumlah tamu yang menghadiri acara Maulid di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon melimpah. Hidangan Maulid disesuaikan, mencapai 135 unit dulang berhiaskan peurakan, ditambah dengan nasi kotak yang cukup banyak.
Tgk H Amirullah, Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) yang juga Panitia Perayaan Maulid di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon mengatakan, setiap tahun di Masjid Baiturrahim Lhoksukon sebulum berlangsungnya acara Maulid pada siang harinya setiap tanggal 12 Rabi’ul Awal lebih dulu diadakan Maulid Bakda Subuh, yang dimulai menjelang pagi seusai shalat Subuh setiap tahun. Seperti yang berlangsung tahun-tahun sebelumnya, maka seusai shalat Subuh pada 12 Rabi’ul Awal 1437 Hijriah, mengawali acara dengan tausiyah yang disampaikan oleh Tgk Safrizal dari Baktiya. Kemudian dilanjutkan dengan zikir bersama, pembacaan shalawat kepada Nabi Besar Muhammad SAW, lalu diakhiri dengan do’a. Setelah itu bersama-sama menikmati kenduri maulid kurang lebih pada pukul 07.00 WIB.
Tgk H Amirullah mengatakan, kegiatan Maulid Bakda Subuh di Masjid Agung Baiturrahim sudah berlangsung selama 7 tahun berturut-turut sampai sekarang.
Sedangkan Maulid Akbar siang harinya dipimpin oleh Bupati H Muhammad Thaib, dibarengi dakwah Islamiyah menyambut 12 Rabi’ul Awal, yang pendakwahnya adalah Ustazd Tgk H Imran Ismail, Imam Besar Masjid Bungkah.

Tgk H Imran Ismail meriwayatkan manfaat merayakan Maulid Nabi. “Pahala bersedekah sangat membantu para kaum muslimin dan muslimat di hari kemudian nanti. Karena itu kita semua dianjurkan untuk sebanyak-banyaknya bersedekah”. (F.434) web majalah fakta / majalah fakta online

UNTAIAN PERISTIWA

Sosialisasi RKA-KL TA 2016 Polres Aceh Tenggara

PERSONEL Polres Aceh Tenggara melaksanakan sosialisasi dan penyerahan RKA-KL TA 2016 serta penandatanganan perjanjian kinerja dan pakta integritas yang dipimpin Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Eko Wahyudi SIK, kepada para Kabag, Kasat dan Kapolsek. Acara sosialisasi tersebut disampaikan oleh Kabag Ren Polres Aceh Tenggara, Kompol Rabusat.
Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Eko Wahyudi SIK, dan Kapolres Gayo Luas, AKBP Bhakti Eri Nurmansyah SIK MSi, beserta para kapolsek di jajaran masing-masing mengikuti vidcon dari kapolri bertempat di aula Polres Aceh Tenggara.
Sementara itu personel Polres Aceh Tenggara mengamankan aksi unjuk rasa dari Forum Tuntutan Keadilan Tanah Rakyat di depan kantor DPRK Aceh Tenggara yang dipimpim Waka Polres Aceh Tenggara, Kompol Andi Kirana SIK MH, dan Kabag Ops Polres Aceh Tenggara. Setelah beberapa perwakilan pengujuk rasa diterima masuk ke gedung DPRK untuk bernegosiasi dengan anggota dewan, para pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib. (F.841) web majalah fakta / majalah fakta online

UNTAIAN PERISTIWA

Petani Aceh Utara Potong Padi Dengan Traktor

PADA musim panen padi bulan Desember 2015, para petani di Kabupaten Aceh Utara wilayah timur memotong padi  dengan menggunakan alat pemotong padi bermesin, yaitu traktor pemotong padi. Hal itu berlangsung di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Tanah Luas, Kecamatan Matang Kuli dan Kecamatan Nibong.
Menurut pengamatan FAKTA, traktor pemotong padi itu didatangkan dari Kabupaten Pidie  Aceh, bermerek SUPER COMBINE  buatan Jepang. Operator dan pekerjanya juga didatangkan langsung dari Kabupaten Pidie, yang telah lebih dulu menggiatkan pemotongan padi dengan peralatan traktor. Para pekerja mesin traktor pemotong padi tersebut terdiri dari 3 orang termasuk operator.
H Baharuddin, Kades Matang Ben, Kecamatan Tanah Laus, mengatakan, pihaknya telah menggunakan traktor pemotong padi dengan memberikan upah. Diakuinya bahwa memotong padi dengan traktor lebih cepat dan praktis. “Pekerjaannya lebih cepat dan langsung jadi padi siap kemas untuk disimpan atau dijual,” kata  Baharuddin. (F.434) web majalah fakta / majalah fakta online

UNTAIAN PERISTIWA

Siraman Rohani Dan Bimbingan Mental Personel Polres Aceh Tenggara

PERSONEL Polres Aceh Tenggara yang beragama Islam mendengarkan ceramah bimbingan rohani dan mental yang disampaikan oleh Ustad Hamdan Sarkawi dengan tema “Pemahaman Tentang Aqidah” bertempat di Mushala Al-Ihsan Polres Aceh Tenggara, dan personel yang beragama Nasrani bertempat di aula Bag Ops yang dipimpin oleh Pdt Kaspaginta Br Sitepu Sth dengan tema “Roh Tuhan Ada Padaku Dia Telah Mengurapi Aku”, pada Kamis (28/1).
Memang, pada setiap hari Kamis usai melaksanakan apel pagi, seluruh personel yang beragama Islam dan beragama Nasrani melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan mental (binrohtal). (F.841) web majalah fakta / majalah fakta online

UNTAIAN PERISTIWA

Penetapan Ketua Dan Wakil Ketua DPRD Muba Yang Baru

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar rapat paripurna istimewa masa persidangan I dalam rangka penetapan calon pimpinan DPRD Muba di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Selasa (26/1).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Sementara DPRD Muba, Abusari SH MSi, didampingi Wakil Ketua Sementara DPRD Muba, Edi Haryanto SH, dihadiri oleh Plt Bupati Muba, Beni Hernedi, Sekretaris Daerah, Drs H Sohan Majid MM, para Asisten, FKPD dan SKPD.
Dibacakan Abusari SH MSi bahwa berdasarkan UU RI No. 23 Tahun 2014 bahwa partai politik yang memperoleh kursi terbanyak atau suara terbanyak I dapat mendudukkan anggotanya sebagai ketua DPRD dan partai politik yang mempunyai kursi terbanyak II, III dan IV dapat mendudukkan anggotanya sebagai wakil-wakil ketua di DPRD.
“Partai politik yang dimaksud secara berurutan yaitu Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Golongan Karya (Golkar) dan Gerindra,” ujarnya.
Ditambahkannya, berdasarkan Surat DPD Partai Amanat Nasional Kabupaten Muba No.PAN/06.02/A/K-S/001/I/2016 tanggal 21 Januari 2016 mengusulkan Abusari SH MSi sebagai Calon Ketua DPRD Muba periode 2014 - 2019 dan Surat DPC Partai Gerindra Kabupaten Muba No.SSP13/01-017/P/DPC GERINDRA/2016 tanggal 18 Januari 2016 mengusulkan Edi Haryanto SH sebagai Calon Wakil Ketua DPRD Muba.

Usai Sekretaris DPRD Muba, M Thabrani Rizki, membacakan Rancangan Keputusan DPRD Muba, dilakukan penandatanganan Surat Keputusan DPRD Muba oleh Ketua Sementara DPRD Muba, Abusari SH MSi, dan Edi Haryanto SH sebagai Wakil Ketua Sementara DPRD Muba. (F.972) web majalah fakta / majalah fakta online

UNTAIAN PERISTIWA

Pj Bupati Mojokerto Buka Pencanangan HMPI

KABUPATEN Mojokerto, Jatim, di penghujung tahun 2015 makin sejuk dengan pelaksanaan pencanangan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Bulan Menanam Nasional, Gerakan Penghijauan Lingkungan serta Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (GPTPP), yang dipusatkan di SMA 1 Pacet dan dibuka langsung oleh Pj (Penjabat) Bupati Mojokerto, M Ardi Prasetiawan, Sabtu pagi, 18 Desember 2015.
            Pj Bupati Mojokerto pada agenda akhir pekannya tersebut memberikan beberapa bantuan yang diserahkan secara simbolis, di antaranya bansos Pengembangan Perhutanan Masyarakat Pedesaan Berbasis Konservasi (PPMPBK) sebanyak 93.000 batang bibit durian dan sengon untuk kelompok masyarakat Mekarsari, Bendunganjati, Kecamatan Pacet.
            “Pemerintah pusat, Pemprov Jatim, dan Pemkab Mojokerto sudah komit untuk rehab lahan-lahan kritis dan gundul, namun kami tetap membutuhkan dukungan dan kerja sama penuh masyarakat. Kabupaten kita punya hutan negara seluas 39.691,40 Ha yang dikelola oleh KPH Pasuruan, KPH Mojokerto, KPH Jombang, serta Tahura R Soerjo, yang luas hutan-hutannya mencapai 1.584,40 Ha. Kita harus bekerja sama menjaga anugerah yang sudah dikaruniakan Tuhan untuk hidup kita ini,” sambutan Pj Bupati Mojokerto.
            Bantuan yang diberikan sebagai bentuk aksi menyelamatkan bumi dari pemanasan global juga berupa bantuan bibit guna pelestarian sumber mata air untuk LMDH Sumber Rejeki, Jembul, Jatirejo, sebanyak 3.300 batang. 50.000 batang bibit lainnya juga diterima oleh Kepala Desa Pandanarum, guna misi yang sama yakni menghijaukan lingkungan.
            “Pemkab Mojokerto sampai dengan akhir 2015 ini sudah menetapkan target 2 juta pohon. Estimasinya adalah jika rata-rata per hektar lahan membutuhkan 500 bibit tanaman,  maka areal yang dapat dijangkau gerakan penanaman setara 4.000 hektar. Dengan kata lain jika aksi ini kita lakukan secara benar dan sungguh-sungguh, maka dalam 4-5 tahun mendatang kabupaten kita jadi adem dan ijo royo-royo (menghijau rata),” tambahnya.
            Lebih lengkap di acara yang juga dihadiri oleh Forkompimda, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ketua TP PKK, pimpinan BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta, kepala desa, BPD, LPM, dan Kelompok Tani Hutan/LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), Pj Bupati Mojokerto juga menyerahkan pula bantuan 18.000 bibit tanaman komoditi perkebunan, seperti cengkeh dan kopi, kepada Kelompok Tani Desa Claket dan Desa Cembor.
            Sejumlah fasilitas pendukung diberikan pula untuk mempermudah realisasi penghijauan yang ditargetkan. KPTR Rosan Mapan, Kecamatan Jetis, mendapat bantuan 1 unit dump truck, grabe loader untuk KPTR Nira Sejahtera Sooko, fertilizer aplicator untuk KUD Tani Jaya Kemlagi, dan hand tractor untuk Kelompok Tani Margo Utomo Desa Tanjungan.
            Menyadari pentingnya eksistensi hutan dan pepohonan, melalui kegiatan ini Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus berupaya mengkampanyekan gerakan moral penanaman pohon kepada masyarakat. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Mustain, sebelum sambutan lengkap Pj Bupati menerangkan dalam laporan sambutannya bahwa kegiatan ini ingin menciptakan sinergitas pelaksanaan penanaman pohon yang punya sejuta faedah seperti yang diketahui selama ini.
            “Menanam pohon bisa menambah tutupan lahan untuk mencegah terjadinya banjir, longsor, kekeringan dan kebakaran. Dari kegiatan ini kita juga berharap keanekaragaman hayati tetap utuh, penyerapan karbondioksida (CO2) di atmosfer maksimal, kebutuhan pangan, energi dan ketersediaan air aman, dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengembangan hutan rakyat,” ujar Mustain.

            Usai do’a penutup acara, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto melakukan pelepasan satwa untuk keseimbangan ekosistem lingkungan. Acara penutup dilanjutkan dengan aksi tanam pohon secara serentak oleh Pj Bupati dan diikuti oleh seluruh undangan. (anang/hms) web majalah fakta / majalah fakta online

UNTAIAN PERISTIWA

Disiplin Pegawai Tentukan Keberhasilan Pembangunan

WALIKOTA Mojokerto, Mas’ud Yunus, memimpin apel pagi di Kantor Pemkot Mojokerto, Senin (4/1). Apel di hari pertama masuk kerja tahun 2016 itu diikuti seluruh PNS yang berkantor di Jalan Gajahmada tersebut. Pasalnya, Senin itu juga merupakan hari pertama Pemkot Mojokerto, Jatim, menerapkan sistem absensi finger print bagi karyawannya.
Dalam kesempatan itu, walikota menuturkan banyak hal. Antara lain, evaluasi kinerja dan harapannya untuk PNS di tahun 2016 ini. Walikota menuturkan bahwa di tahun 2016 ini permasalahan dan tantangan yang dihadapi akan semakin berat. Terutama yang menyangkut masalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.
            Melambatnya pertumbuhan ekonomi harus diiringi dengan upaya untuk meningkatkan daya saing dari masyarakat. Khususnya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Ukuran keberhasilan kinerja, pertama diukur sejauh mana pertumbuhan ekonomi. Kota Mojokerto sampai dengan akhir tahun 2015 pertumbuhan ekonominya melebihi Provinsi Jawa Timur maupun nasional. Namun di sisi lain, indeks kemiskinan di Kota Mojokerto juga meningkat. “Artinya, pertumbuhan ekonomi sebesar 6,1 ini terus terang hanya dinikmati oleh orang-orang yang berada. Karena itu kita harus berusaha untuk meningkatkan derajat dari masyarakat yang berpenghasilan rendah dengan mendongkrak mereka bagaimana harus bisa menikmati hasil-hasil pembangunan,” tuturnya.
Selain mengevaluasi pertumbuhan ekonomi, walikota juga mengapresiasi menurunnya angka kemiskinan, menurunnya angka pengangguran dan IPM yang maksimal. Walikota berharap di tahun 2016 ini pembangunan infrastruktur dapat ditingkatkan dan dimaksimalkan.
“Untuk tahun 2016 ini di samping pelayanan terus kita tingkatkan, pembangunan infrastruktur juga menjadi prioritas. Dengan pembangunan infrastruktur, harapan kami akan menumbuhkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang endingnya adalah meningkatnya pendapatan masyarakat. Dan meningkatnya pendapatan masyarakat itu berarti meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” seru walikota.
Walikota juga menyampaikan pesan dari Presiden RI, Joko Widodo, bahwa birokrasi sekarang harus lari, tidak boleh jalan. “Kita tidak bisa kerja santai-santai. Kita tidak bisa kerja lambat. Tapi kita harus kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas. Karena itulah kuncinya ada pada disiplin para pegawai. Disiplin adalah kunci yang menentukan keberhasilan pembangunan kita,” tegasnya.
Walikota juga menegaskan bahwa siapa pun yang absennya kurang akan dikenakan sanksi. Walikota akan memantau setiap hari absen dari semua pegawai di semua SKPD di Pemkot Mojokerto.

“Mulai hari ini, open house untuk masyarakat yang ingin bertemu saya semula jam 7 sampai 8 pagi, saya ganti pada malam hari. Karena setiap pagi hari saya akan memimpin apel. Oleh karena itu disiplin harus ditingkatkan. Di samping kehadirannya, kerjanya dan tentunya kami akan menerapkan reward and punishment untuk karyawan. Tidak ada waktu untuk bermalas-malasan,” jelasnya. (anang/hms) web majalah fakta / majalah fakta online

UNTAIAN PERISTIWA

Puluhan Sekolah Kebanjiran, Ratusan Siswa Diliburkan

PULUHAN sekolah di tiga kecamatan dalam Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel, kebanjiran. Hal ini terjadi akibat hujan yang terus-menerus sehingga air Sungai Musi meluap. Seperti yang terjadi di PAUD dan TK Negeri Pembina Desa Ngulak III, Kecamatan Sanga Desa. Hingga ratusan siswa terpaksa diliburkan.
Menurut Kepala UPTD Dikbud Kecamatan Sanga Desa, Asnawi SPd MSi, masalah sekolah dan siswa yang diliburkan akibat banjir ini memang terpaksa dilakukan, mulai dari siswa PAUD hingga SMA.
“Rata-rata sekolah yang diliburkan itu berada di bantaran sungai atau dekat dengan Sungai Musi. Demi keselamatan siswa dan terganggunya aktifitas belajar mengajar akibat banjir ini sehingga untuk sementara kami liburkan dulu,” terang Asnawi.
Ditambakannya bahwa liburnya siswa akibat banjir ini telah disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba sewaktu diadakan acara uji kompentensi guru (UKG) yang dilaksanakan di Sanga Desa.
“Untuk siswa kelas VI kita carikan tempat yang bisa dipakai untuk melaksanakan try out. Karena bila tidak dilaksanakan try out kita khawatir dengan prestasi siswa karena mereka sebentar lagi mau ujian nasional (UN). Hingga kita carikan tempat yang bisa dipakai untuk try out, seperti masjid, balai desa atau tempat yang lebih aman dan bisa kita pakai untuk try out,” ujarnya.

Sementara salah seorang wali murid mengaku bernama Yabani (47) mengatakan, mau bilang apa karena ini faktor cuaca. “Kalau dipikir-pikir rugi anak-anak tidak sekolah. Kami takut anak-anak kami tidak lulus sekolah akibat banjir ini. Hingga kami mengambil alternatif memperbanyak bimbingan belajar di rumah agar pelajaran mereka tidak ketinggalan,” keluhnya. (F.972) web majalah fakta / majalah fakta online

UNTAIAN PERISTIWA

Kantor Geuchik Nibong Baroh Rampung Dibangun Dengan Dana Migas

MASYARAKAT Gampong Nibong Baroh, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, membangun kantor geuchik dari dana APBN tahun 2015 jenis migas sebesar Rp 170 juta, yang diusulkan pemerintah daerah melalui Musrenbang, dengan konstruksi permanen berukuran 9 X 6 meter. Kantor Geuchik Gampong Nibong Baroh itu mulai dikerjakan sejak bulan Agustus hingga Desember 2015.
Kantor geuchik dibangun dalam komplek pekarangan Meunasah Gampong Nibong Baroh komplet dengan komputer serta meja dan kursinya. Kantor tersebut kini telah dimanfaatkan secara baik sesuai kepentingan desa. Demikian menurut para perangkat Gampong Nibong Baroh.
Muhammad Yunus, Geuchik Gampong Nibong Baroh, membenarkan bahwa kantor geuchik yang baru dibangun itu sudah dapat digunakan sesuai kebutuhan. “Awal tahun 2016 kantor tersebut sudah dapat kita gunakan. Hanya saja secara adat gampong, masih menantikan waktu luang supaya kantor tersebut dipeusijuek (ditepung tawari),” urai Muhammad Yunus.
Razali Samidan dan Tgk A Taleb Abdullah selaku Panitia Pelaksana Pembangunan Kantor Geuchik Gampong Nibong Baroh mengatakan, kantor tersebut sudah dapat digunakan sesuai kepentingan, namun masih akan dipeusijuek lebih dahulu. Razali Samidan menambahkan, selain di Gampong Nibong Baroh, juga dibangun Kantor Geuchik di Gampong Seulunyok dan Gampong Maddi, kecamatan yang sama, yang sekarang ini masih sedang dikerjakan.

“Insya Allah dalam waktu dekat kantor geuchik dalam Kecamatan Nibong yang sedang dibangun tersebut segera dapat digunakan sesuai kepentingan,” kata Halimuddin SSos MSi, Camat Nibong. (F.434) web majalah fakta / majalah fakta online

UNTAIAN PERISTIWA

Bupati Aceh Barat Resmikan Kantor Baru Satpol PP WH

BUPATI Aceh Barat, DR (HC) H T Alaidinsyah, telah meresmikan penggunaan gedung sebagai kantor baru Satpol PP dan WH Aceh Barat yang terletak di komplek Kantor Bupati Jl Gajah Mada, Meulaboh.
Selain gedung baru, Satpol PP juga diberikan sarana transportasi berupa Truk Dalmas, Mobil Patroli dan Double Coubin Pamwal yang diterima secara simbolis oleh Kasatpol PP dan WH, Drs Ika Suhanas Adlim.
Dalam kesempatan itu, Bupati Alaidinsyah mengharapkan jajaran Satpol PP WH lebih bersemangat dalam menjalankan tugas dan menjadi motivasi untuk lebih giat lagi menjalankan fungsi sebagai abdi praja bagi masyarakat Kabupaten Aceh Barat. (F.984) web majalah fakta / majalah fakta online

UNTAIAN PERISTIWA

SDN 36 Sungai  Ambawang Siapkan Diri Hadapi UAN

LULUS atau tidaknya seorang siswa dalam menjalani proses pendidikan selama 6 tahun di bangku sekolah dasar ditentukan dalam Ujian Nasional (UN) Sehingga anak didik diharuskan belajar dengan serius guna menghadapi UN itu. Tragisnya, hingga kini para siswa yang akan menjalani UN masih dihantui rasa takut, khawatir gagal.
Menguasai materi pelajaran saja belum cukup untuk menghadapi UN. Seperti yang dilakukan SDN 36 Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, yang dipimpin Syarif Harun SPd, kini tengah mempersiapkan berbagai cara agar siswa-siswinya benar-benar siap menghadapi UN.
“Dari sekarang hingga menjelang UN digelar, kita akan terus meningkatkan kegiatan belajar mengajar di sekolah,” kata  Syarif Harun SPd, Kepsek SDN 36 Sungai Ambawang, ketika ditemui Hasikin dan Boyrita dari FAKTA di ruang kerjanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sekolah sebagai lembaga pendidikan harus benar-benar siap mengeluarkan produk terbaiknya buat generasi bangsa ini ke depan. Namun, semua ini harus didukung oleh semua komponen masyarakat lingkungan sekolah, orangtua siswa, juga siswa-siswi itu sendiri. “Semuanya harus saling bersinergi, termasuk para pendidik yang ada di sekolah agar dapat bersama-sama mengantarkan anak-anak didik ke jenjang yang lebih baik nanti,” tandasnya. (Tim) web majalah fakta / majalah fakta online

UNTAIAN PERISTIWA

Sertijab Perwira Di Lingkungan Polres Aceh Tenggara

BERTEMPAT di lapangan apel Polres Aceh Tenggara dilaksanakan upacara serah terima jabatan Kasat Sabhara, Kasat Res Narkoba, dan Kapolsek Babul Rahmah pada Rabu (27/1) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Eko Wahyudi SIK.
Jabatan Kasat Sabhara diserahterimakan dari AKP Abu Bakar kepada Iptu Darmison Saragih, Kasat Res Narkoba dari Iptu Buryani Tanjung kepada Ipda Delyan Putra SH, dan Kapolsek Babul Rahmah dari Iptu Darmison Saragih kepada Iptu Buryani Tanjung.
Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Eko Wahyudi SIK, dalam sambutannya  mengucapkan terima kasih kepada Kasat Sabhara yang lama yang telah mengabdikan diri selama ini kepada Polres Aceh Tenggara dan selamat menikmati masa pension. “Kepada pejabat yang baru, saya ucapkan selamat bertugas dan segera menyesuaikan diri di tempat tugasnya yang baru.’’
`           Upacara serah terima jabatan ini dihadiri oleh seluruh pejabat Polres Aceh Tenggara, para kapolsek, para perwira dan seluruh personil serta pengurus Bhayangkari Cabang Aceh Tenggara. (F.841) web majalah fakta / majalah fakta online

Friday, May 20, 2016

LINTAS BERITA

Satreskrim Polres Karimun Ringkus Dua Pelaku Pecah Kaca Mobil

Kapolres Karimun, AKBP I Made Suka Wijaya, didampingi
Kasat Reskrim, AKP Dwihatmoko Wira Seno SIK, dalam jumpa pers
HANYA dalam waktu dua hari usai kejadian, pelaku pencurian spesialis pecah kaca mobil, MT dan AA, berhasil diringkus polisi pada Minggu (24/1).
Sebelum melakukan pencurian, kedua pelaku, MT dan AA, terlebih dahulu menbuntuti mobi Toyota Kijang Lux BP 1720 KY yang dikemudikan korban, Nasir, dari pengambilan uang di salah satu bank hingga ke kantor Dispenda Karimun.
Pelaku MT dan AA beraksi melakukan pencurian dengan terlebih dahulu memecahkan salah satu kaca mobil Toyota Kijang Lux BP 1720 KY yang diparkir tidak jauh dari kantor Dispenda Karimun, Jalan Pertambangan, Jumat (22/1).
Tujuan Nasir singgah di kantor Dispenda untuk menbayar pajak perusahaan tambang yang beroperasi di Karimun. Diduga saat korban berada  di dalam kantor Dispenda itulah kedua pelaku langsung beraksi dengan memecah salah satu kaca mobil bagian depannya lalu mengambil tas yang ada di dalam mobil. Dalam tas korban yang diambil oleh tersangka dalam mobil berisi uang tunai berkisar Rp 70 jutaan yang baru saja diambil Nasir dari salah satu bank tadi. Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi serta pantauan CCTV yang berada di dua TKP terlihat wajah kedua pelaku.
“Salah satunya merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama di tempat lain di luar Karimun,” ujar Kapolres Karimun, AKBP I Made Suka Wijaya, didampingi Kasat Reskrim, AKP Dwihatmoko Wira Seno SIK, Selasa (26/1) kepada Hendri dari FAKTA.
Ditambahkan AKP Dwihatmoko, pelaku dinilai memang sengaja datang ke Karimun sebagai target operasi aksi pencurian spesialis pecah kaca mobil. Hal itu dapat dilihat dari pertama kali tersangka datang ke Karimun menginap di salah satu hotel dan menbeli Honda dengan cara kredit. Selanjutnya menetap di Karimun dengan cara mengontrak salah satu rumah.
Dari Rp 70.185.000,- dalam tas milik korban yang diambil oleh kedua tersangka itu barang bukti yang disita dari tangan kedua tersangka hanya sebesar  Rp 7 juta. Selebihnya telah digunakan tersangka sendiri dan ada juga yang  ditransfer tersangka kepada orang lain.

“Kedua tersangka terancam dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” ujarnya. (F.942) web majalah fakta / majalah fakta online

LINTAS BERITA

Musrenbangkel 2017 Kelurahan Nambangan Lor

Saat berlangsung Musrenbangkel 2017 Kelurahan Nambangan Lor, 
Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun, pada Kamis (7/1)
KONSEP pemberdayaan masyarakat secara luas hanya semata-mata untuk memenuhi kebutuhan dasar (basic needs) atau menyediakan mekanisme untuk mencegah proses pemiskinan lebih lanjut (safety net). Konsep tersebut dikembangkan sebagai upaya mencari alternatif terhadap konsep-konsep pengentasan kemiskinan masa lalu.   
            Pendekatan pemberdayaan pada intinya memberikan tekanan pada otonomi pengambilan keputusan dari suatu kelompok masyarakat yang   berlandasan pada sumber daya pribadi, langsung (melalui partisipasi) demokrasi dan pembelajaran sosial melalui pengalaman langsung. Untuk meningkatkan partisipasi rakyat dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut diri dan masyarakat merupakan unsur penting.
Secara geografis, Kelurahan Nambangan Lor berada pada ketinggian 63 m dpl dengan luas wilayah 98,45 Ha. Posisi orbitasi jarak ke Kantor Kecamatan 2 Km dan jarak ke pusat Pemerintah Kota Madiun 1,5 km. Dengan demikian dapat dipastikan bahwa wilayah Kelurahan Nambangan Lor terletak tidak jauh dari pusat pengambilan keputusan Pemerintah Kota Madiun.
Pada hari Kamis, 7 Januari 2016, bertempat di Pendopo Kelurahan Nambangan Lor telah dilaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) 2017 Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, yang dihadiri Sekda Kota Madiun, Maidi, Tim Monitoring BAPPEDA, narasumber dari Kecamatan Manguharjo, Lurah Nambangan Lor, Ketua LPMK, tokoh masyarakat, Ketua RW se-Kelurahan Nambangan Lor, Ketua RT se-Kelurahan Nambangan Lor, unsur PKK, unsur Karang Taruna dan unsur Forum Anak.
Dalam Musrenbangkel telah disepakati beberapa usulan baik fisik maupun non fisik. Adapun usulan Jambanisasi ada 74 unit dengan dana Rp 370.000.000, untuk RTLH 144 unit membutuhkan anggaran Rp 1.440.000.000, untuk saluran/drainase 11.044 meter meliputi beberapa wilayah se-Kelurahan Nambangan Lor dengan dana Rp 3.907.900.000, pavingisasi/perbaikan jalan 5.208 meter dengan dana Rp 1.829.100.000.
“Terdapat 215 usulan fisik dengan jumlah dana yang diajukan Rp 10.852.000.000,- dan terdapat 166 usulan non fisik dengan total jumlah dana yang diajukan Rp 1.385.023.000,- yang nantinya akan dibahas di tingkat Kecamatan Manguharjo maupun tingkat Kota Madiun,” ujar Komari selaku Kasi PMP.
Kegiatan ekonomi produktif yang sangat potensial untuk dibina pada umumnya mereka yang telah berada dalam satu wadah asosiasi usaha atau kelompok-kelompok usaha di bawah binaan Tim Penggerak PKK yang dimulai dari tingkat kelurahan hingga Tim Penggerak PKK Tingkat Kota Madiun yang dilakukan secara terpadu  sehingga menjadi usaha mikro yang mandiri.
Kelompok-kelompok usaha yang mempunyai potensi untuk menjadi usaha mikro yang mandiri di Kelurahan Nambangan Lor di antaranya kegiatan membatik yang dilakukan di kelurahan dalam rangka mendorong kreatifitas ibu-ibu PKK. Pemerintah sebagai agen perubahan dapat menerapkan kebijakan pemberdayaan masyarakat miskin dengan tiga arah tujuan, yaitu enabling, empowering, dan protecting. Enabling maksudnya menciptakan usaha atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat untuk berkembang. Sedangkan empowering bertujuan untuk memperkuat potensi atau daya yang dimiliki oleh rakyat dengan menerapkan langkah-langkah nyata, yakni sarana yang diperlukan. Protecting artinya melindungi dan membela kepentingan masyarakat lemah.   
Untuk pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kota Madiun telah meluncurkan beberapa paket khusus yang bersumber dari berbagai pihak. Selain dari APBD Kota, APBN juga Pemerintah Kota menggandeng berbagai pihak sebagai tanggung jawab sosial melalui paket-paket Corporate Social Responsibility (CSR). 

“Pihak-pihak lain yang telah turut ambil bagian dalam upaya pengentasan kemiskinan antara lain Badan Amil Zakat ( BAZ) Kota Madiun yang telah memberikan binaan terhadap kelompok usaha kaki lima baik berupa sarana kerja maupun modal usaha,” tegas Jemakir SP selaku Lurah Nambangan Lor. (F.976) web majalah fakta / majalah fakta online

LINTAS BERITA

Pemkab Aceh Barat Lelang 7 Posisi SKPK

MEMENUHI amanat UU RI No.5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No.13 Tahun 2014 Tentang Tata Cara  Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka Di Lingkungan Instansi Pemerintah, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat membutuhkan individu yang menyukai kerja keras, memiliki integritas moral dan intelektual serta memiliki visi dan misi dalam membangun dan mengantarkan Kabupaten Aceh Barat ke pintu kesejahteraan dan kemajuan untuk mengisi 7 (tujuh) posisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah, Eselon II b) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.
Ketujuh posisi SKPK itu adalah Asisten Administrasi dan Umum Setdakab, Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Koperasi  Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan.
“Jika bapak/ibu memenuhi kualifikasi berikut ini kami mengundang bapak/ibu untuk mengikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dan Uji Kepatutan dan Kepantasan (fit and proper test) sebagai mekanisme pengisian jabatan tersebut dengan Kualifikasi Umum sebagai berikut; Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Kabupaten Aceh Barat dengan pangkat serendahnya Pembina (IV/a) minimal 2 (dua) tahun (TMT 01 Oktober 2013);
Pernah atau sedang menduduki Jabatan Eselon II atau sedang menduduki jabatan Eselon III minimal 2 (dua) Tahun; Berijazah minimum Sarjana (S-1);
Usia Maksimal 56 Tahun per 1 Januari 2016; Semua unsur Penilaian DP-3 dan Penilaian Prestasi kerja PNS dalan 2 (dua) Tahun sekurang-kurangnya bernilai baik; Tidak Pernah atau Sedang Menjalani Hukuman Disiplin Tingkat Sedang dan Berat juga tidak pernah menjalani Hukuman Pidana disebabkan oleh Tindak Pidana Korupsi atau Kejahatan Jabatan Lainnya; Memiliki Kompetensi jabatan yang diperlukan; Sehat Jasmani dan Rohani. Jika bapak/ibu berminat, dipersilahkan untuk melihat persyaratan lengkap dan mengambil formulir yang telah disediakan di Sekretariat Panitia : Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Aceh Barat Jl Sisingamangaraja GIP Lapangan Meulaboh.
Dan menyerahkan kembali secara langsung (tidak boleh diwakili) selambat-lambatnya tanggal 19 Januari 2016 pada jam kerja kepada panitia di sekretariat.
Pengumuman hasil Seleksi Administrasi Bakal Calon pada tanggal 22 Januari 2016”.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengingatkan juga kepada seluruh jajaran SKPK yang ikut seleksi, barang siapa yang berusaha mempengaruhi dan/atau mengintimidasi Panitia Seleksi akan digugurkan dari Seleksi Calon Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. (F.984) web majalah fakta / majalah fakta online

LINTAS BERITA

Atasi Ilegal Drilling, Pertamina Ajak Pemkab Muba Bekerja Sama

Plt Bupati Musi Banyuasin (Muba), Beni Hernedi, saat berbincang dengan General Manager (GM) PT Pertamina EP Sumatera, Rizal Risnul Wathan, dan rombongan
GENERAL Manager (GM) PT Pertamina EP Sumatera, Rizal Risnul Wathan, dan rombongan melakukan audiensi dengan Plt Bupati Musi Banyuasin (Muba), Beni Hernedi, di rumah dinas Plt Bupati, Selasa (26/1). Audiensi ini selain untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi, pihak Pertamina juga menawarkan kepada Pemerintah Kabupaten Muba untuk bekerja sama dan memberikan solusi dalam mengatasi masalah illegal drilling yang ada di Kabupaten Muba.
Seperti yang disampaikan GM Pertamina bahwa ada kurang lebih 15 sumur milik Pertamina tepatnya berada di Desa Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, yang dikelola oleh masyarakat. "Di Desa Mangun Jaya kurang lebih ada 15 sumur yang dikelola masyarakat dengan prosedur dan tata cara pengolahan yang tidak benar. Sehubungan dengan hal itu Pertamina menawarkan kerja sama kepada pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut,” ujarnya.
Plt Bupati Muba menyambut baik dan mengapresiasi niat dan solusi yang ditawarkan Pertamina terhadap penyelesaian masalah illegal drilling yang dilakukan masyarakat Muba. Menindaklanjuti hal itu Beni Hernedi mengatakan dalam waktu dekat akan membentuk tim yang berkompeten dalam bidang tersebut. “Nantinya saya akan bentuk tim yang akan difungsikan untuk membantu pertamina dalam melakukan pendekatan kepada masyarakat dan memberikan penjelasan mengenai dampak dari illegal drilling", tegas Beni.

Di akhir pertemuan disimpulkan bahwa pemerintah dan pertamina akan bekerja sama serta membentuk tim yang akan melakukan pendekatan dan memberikan penjelasan kepada masyarakat bagaimana cara pengolahan dan pengambilan minyak yang benar sesuai prosedur dan menjelaskan dampak illegal drilling terhadap pencemaran lingkungan. (F.972) web majalah fakta / majalah fakta online

LINTAS BERITA

Kajari Takalar Optimis Bisa Selesaikan Kasus-Kasus Korupsi

Dari kiri : Kajari Takalar, H Feritas SH MHum MSi,
foto bersama Zulkifli Syaifuddin dari FAKTA
TAHUN 2016 bukanlah sekedar lembaran baru bagi kasus-kasus korupsi di Kabupaten Takalar, Sulsel. Seperti yang diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Takalar, H Feritas SH MHum MSi, bahwa kasus korupsi proyek Lamangkia akan terus bergulir.
“Juga kasus sisa dana kas DPRD Takalar tahun 2007-2008 yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp 1,2 M, akan kita tuntaskan. Kasus tersebut sebelumnya menyeret dua mantan pejabat lingkup DPRD Takalar yakni Syaifuddin, mantan Sekwan DPRD Takalar, dan H Abbas Tarra, mantan Bendahara DPRD. Kasus itu belum tuntas dikarenakan belum keluarnya hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulsel. Begitu juga dengan beberapa kasus lainnya yang belum terselesaikan," akunya.
Kajari menambahkan bahwa terkait proyek pengadaan barang dan jasa setelah terbitnya Perpres No.70 Tahun 2012 dan Perpres No.4 Tahun 2015 yang merupakan perubahan kedua dan keempat atas Perpres No.54 Tahun 2010, banyak perubahan yang cukup signifikan dan mampu memberikan solusi bagi berbagai permasalahan dan kendala yang mungkin muncul dalam pengadaan barang dan jasa. Salah satunya adalah permasalahan yang mungkin terjadi ketika menghadapi akhir tahun atas pelaksanaan kontrak pengadaan barang dan jasa. Permasalahan utama pelaksanaan kontrak ketika menghadapi akhir tahun, terutama untuk kontrak tahun tunggal adalah pelaksanaannya tidak boleh melewati tahun anggaran. Hal tersebut diamini oleh pihak KPPN yang hanya melayani permintaan pembayaran sampai dengan tanggal 18-31 Desember (setiap tahun berubah-ubah tergantung Peraturan Dirjen Perbendaharaan tahun yang bersangkutan).
Untuk menghadapi pekerjaan kontrak tahun tunggal yang diperkirakan tidak akan selesai sampai dengan tanggal 31 Desember, maka ada beberapa kemungkinan yang akan dilakukan oleh pemerintah. Antara lain, memutuskan kontrak secara sepihak oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan penyedia barang/jasa dianggap lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya. Atas sisa pekerjaan yang belum selesai itu dilelangkan kembali pada tahun berikutnya. Atau, membuat berita acara serah terima palsu, yang merekayasa progress pekerjaan dengan menyatakan fisik pekerjaan telah selesai (100%) per 20 Desember. Namun rekening penyedia barang/jasa diblokir oleh PPK atau ditampung pada rekening tertentu sampai dengan pelaksanaan pekerjaan telah benar-benar selesai (100%). Atau, melanjutkan penyelesaian pekerjaan pada tahun berikutnya, namun rekanan wajib menyerahkan jaminan pembayaran dan jaminan pelaksanaan sebesar nilai pekerjaan yang belum diselesaikan itu.

“Jadi, pada intinya, kami dari kejaksaan tetap maksimal melakukan pengawasan dan tetap optimis bisa menuntaskan kasus-kasus korupsi tanpa pandang bulu sesuai fungsi kami sebagai penegak hukum yang jujur dan bertanggung jawab", kuncinya. (F.936) web majalah fakta / majalah fakta online

LINTAS BERITA

Merampas 6 Mobil, Dipolisikan

M Afenan dan Waluyo Jektiyono 
MALAM tahun baru merupakan malam yang indah, tetapi tidak demikian yang dialami orang bermasalah. Apalagi bermasalah dengan hukum, pasti sulit untuk tersenyum. Keadaan demikian dialami M Afenan, yang secara intesif  diperiksa di Polrestabes Surabaya oleh Penyidik AKP Yayuk SH. Hal tersebut terkait dengan laporan Advokat Roy Tauchid  Suyuthi  SH MH, kuasa hukum saksi korban/pelapor, beberapa waktu yang lalu.
Penyidik ketika dikonfirmasi FAKTA membenarkan bahwa tersangka masih diperiksa mulai Kamis malam (31 Desember 2015) hingga hari Jum’at (1 Januari 2016). “Ditahan atau tidak, terserah pimpinan. Pemeriksaan belum tuntas, perkembangan lebih lanjut saya tidak tahu, apalagi tersangka kedua, berinitial  Waluyo Jektiyono, masih dalam pencarian pihak kepolisian,” kata salah seorang penyidik.
Seperti yang dituturkan oleh kuasa hukum pelapor/saksi korban bahwa perkara tersebut berawal dari kerja sama antara pelapor bernama Putrantomo Ardy dengan Koperasi Karyawan Petrokimia Gresik. Kerja sama tersebut berupa bisnis pupuk produk Petrokimia Gresik.
Pada awalnya pembayaran dari pelapor/saksi korban lancar-lancar saja, namun pada akhir-akhir ini mengalami kemacetan hingga menunggak sekitar Rp 7,6 miliar. Pelapor tetap beritikad baik, sehingga membayar secara bertahap alias  mengangsur yang sudah mencapai Rp 1,2 miliar.
Pada perkembangan selanjutnya, pimpinan K3PG tidak mau melakukan gugatan perdata (wanprestasi) ke pengadilan, akan tetapi potong kompas, memaksa pelapor/saksi korban untuk membayar sisa hutang pelapor. Caranya, mengerahkan debt colector yang berakhir dengan perampasan 6 unit mobil, yakni Mobil Mercy C 230 tahun 2007 warna hitam Nopol B 2078 KU,  Fortuner putih tahun 2014 Nopol L 1919 VA, Pajero putih tahun 2014 Nopol L 816 ER, Toyota Camry hitam tahun 2007 Nopol L 1928 AX, Honda Stream silver metalik tahun 2003 Nopol L 1113 GL.

“Sebelum merampas, para tersangka melakukan penganiayaan hingga korban babak-belur. Setelah itu korban dipaksa menandatangani Surat  Pernyataan Melunasi Pembayaran,” kata kuasa hukum korban yang juga bersurat ke Kapolda Jatim, mohon perlindungan hukum serta meminta para pelaku ditindak tegas. (Tim) web majalah fakta / majalah fakta online 

LINTAS BERITA

Marulian Janjikan Perubahan

Marulian, Kades Panca Roba 2015-2021 
MARULIAN, Kepala Desa Panca Roba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, periode 2015-2021 terpilih telah dilantik Bupati Kubu Raya, H Rusman Ali SH.
Marulian mengatakan siap menjalankan amanah dan kepercayaan masyarakat sebagai Kepala Desa Panca Roba yang bertanggung jawab demi membangun desanya. Memuwujudkan Desa Panca Roba yang  aman, jujur, berwawasan dan berkesinambungan serta meningkatkan kerja sama yang harmonis  dengan perangkat desa, RT, RW, dusun, perangkat adat, tokoh agama dan penegak hukum. “Sesuai visi dan misi saya ketika berkampanye akan saya  jalankan,” tuturnya.
 Lebih lanjut ketika ditemui Hasikin dan Boyrita dari FAKTA seusai dilantik, Marulian mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh  masyarakat Desa Panca Roba yang telah mendukung dirinya menjadi Kepala Desa untuk menjalankan tugas selama 6 tahun ke depan. “Tak lupa saya juga mengucapkan terima kasih  kepada kedua orangtua saya, termasuk keluarga saya yang telah memberikan kesempatan kepada saya dengan satu tujuan untuk melahirkan pemikiran-pemikiran yang kreatif dan inovatif dalam mewujudkan program pembangunan sesuai dengan visi dan misi saya,” urainya.
Marulian berjanji akan menjalankan tugas sebaik mungkin. Salah satu upaya yang akan dilakukan pada tahap awal kepemimpinannya yaitu merombak  stafnya. (Tim) web majalah fakta / majalah fakta online

LINTAS BERITA

Muspika Lhoksukon Damaikan Sengketa Tapal Batas Gampong

Saifuddin SE, Camat Lhoksukon
CAMAT Lhoksukon, Saifuddin SE, bersama Mupika Plus telah menyelesaikan kisruh tapal batas gampong dalam beberapa kemukiman di wilayah kerjanya. Kisruh tapal batas gampong yang telah diselesaikan secara damai oleh Muspika Lhoksukon itu adalah tapal batas antara Gampong Buket Seuntang dengan Gampong Blang Aman. Kedua gampong tersebut adanya dalam Kemukiman Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara.
Dua desa lainnya yang juga bersengketa tapal batas yaitu antara Gampong Meunasah Nga dengan Gampong Cot Ara, Kemukiman Matang Ubi, masih dalam proses penyelesaian oleh Muspika Lhoksukon.
Sementara Gampong Meunasah Nga, Kemukiman Matang Ubi, dengan Gampong Abeuk Leupon, Kemukiman Ara Bungkok, dan Gampong Lhokseumtang dengan Gampong Ulei Gunong, Kemukiman Teungoh, Kecamatan Lhoksukon, juga masih dalam poses penyelesaian.
Geuchik Ulei Gunong melalui Sekdesnya, Idris, membenarkan bahwa sengketa tapal batas antara Gampong Ulei Gunong dengan Gampong Lhokseuntang masih belum terselesaikan. “Pada tahun 2008 lalu semasa T Safwansyah sebagai Camat Lhoksukon ditempuh perdamaian, namun belum ada titik temu,” kata Sekdes Ulei Gunong.

Camat Lhoksukon, Saifuddin SE, didampingi Mahdi SSos, Kasi Pemerintahan Kecamatan, dalam keterangannya menyebutkan bahwa Muspika Lhoksukon dengan Muspika Pirak Timu sedang melakukan negosiasi perdamaian. Titik persoalannya terletak antara Desa Tuha, Kecamatan Lhoksukon, dengan Desa Meunasah Keutapang, Kecamatan Pirak Timu. “Hingga saat ini masih ditempuh upaya penyelesaiannya,” kata Saifuddin sambil menambahkan, untuk desa-desa yang sudah selesai perdamaiannya dalam waktu dekat akan segera dipancangkan patok tanda batas permanen masing-masing wilayah gampongnya. (F.434) web majalah fakta / majalah fakta online